Cara Melatih Public Speaking untuk Sobat JSI

Halo Sobat JSI, apakah kamu sering merasa grogi atau kesulitan berbicara di depan umum? Berbicara di depan banyak orang memang tidak mudah bagi sebagian orang, namun kemampuan public speaking sangat penting untuk mengembangkan karir atau memimpin sebuah organisasi. Untungnya, melatih public speaking dapat dilakukan dan semakin terasah dengan waktu. Berikut adalah 20 cara melatih public speaking yang bisa kamu coba:

1. Memahami Materi dengan Baik

Sebelum kamu berbicara di depan umum, pastikan kamu memahami materi secara mendalam. Pelajari dan pahami dengan baik topik yang akan kamu sampaikan agar kamu bisa dengan leluasa menjawab pertanyaan dari audiens tanpa rasa grogi.

Buatlah outline atau sketsa tentang materi yang akan dibawakan. Buatlah poin-poin penting yang akan disampaikan agar presentasi kamu terstruktur dan mudah dipahami oleh audiens.

Setelah memahami secara mendalam materi yang akan kamu sampaikan, praktikkan cara presentasi yang sesuai dengan audiens yang akan kamu hadapi. Tentukan bahasa dan gaya presentasi yang sesuai agar dapat diterima oleh audiens. Misalnya, jika audiens kamu adalah anak muda, gaya bahasa dan presentasi yang digunakan harus lebih santai dan mudah dipahami.

Selain itu, kamu juga sebaiknya memperhatikan waktu presentasi yang disediakan. Pastikan kamu tidak terburu-buru dan memiliki waktu yang cukup untuk memaparkan materi secara jelas dan sistematis.

Terakhir, pastikan kamu mempersiapkan diri dengan matang. Persiapkan slides presentasi, catat catatan penting agar kamu tidak lupa, dan juga pakaian yang sopan dan sesuai untuk acara tersebut. Dengan persiapan yang matang, kamu akan lebih percaya diri dalam menyampaikan materi.

2. Berlatih di Depan Cermin

Cobalah berlatih public speaking di depan cermin. Berbicaralah seperti kamu sedang memberikan presentasi di depan umum agar kamu bisa mengenali bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan intonasi suara yang kamu gunakan. Hindari gerakan atau bahasa tubuh yang tidak perlu, seperti menggaruk kepala atau menggigit kuku, karena gerakan yang tidak perlu dapat mengganggu perhatian audiens dan membuat kamu terlihat tidak percaya diri.

Setelah berlatih di depan cermin, coba rekam presentasi kamu dan tonton kembali. Kamu bisa menilai dan mengevaluasi kelebihan dan kekurangan dalam berbicara di depan umum. Hal ini akan membantu kamu memperbaiki dan meningkatkan kepercayaan diri kamu dalam berbicara di depan umum.

3. Berbicara dengan Teman atau Keluarga

Setelah kamu merasa cukup percaya diri dengan latihan di depan cermin, cobalah berbicara dengan teman atau keluarga. Berbicara dengan seseorang yang kamu kenal lebih membuat kamu merasa nyaman dan bisa memberikan feedback yang membantu. Ajak teman atau keluarga kamu untuk memberikan saran dan masukan yang positif agar kamu bisa memperbaiki kemampuan public speaking kamu.

Saat berbicara dengan teman atau keluarga, usahakan tetap dalam topik yang akan kamu sampaikan dan jangan terlalu lepas topik. Jangan terlalu larut dalam obrolan yang tidak penting karena hal tersebut dapat mengganggu perhatian pendengar.

4. Membuat Video Presentasi

Coba untuk merekam presentasi kamu dan tonton kembali. Dengan merekam presentasi kamu, kamu bisa mengevaluasi kinerja kamu dalam berbicara di depan umum. Kamu bisa mengambil potongan presentasi yang baik untuk dijadikan contoh di masa depan.

Usahakan untuk menempatkan kamera pada posisi yang tepat agar kamu bisa terlihat jelas dan audio kamu bisa terdengar dengan baik. Kamu sebaiknya juga menggunakan alat bantu seperti tripod atau stand micro agar video kamu stabil dan tidak terlalu goyang.

5. Berbicara di Depan Kelompok Kecil

Jika kamu sudah merasa cukup percaya diri, cobalah untuk berbicara di depan kelompok kecil. Kelompok kecil ini bisa berupa teman, keluarga atau rekan kerja. Pada tahap ini, kamu bisa mengembangkan kemampuan kamu berbicara dengan cara yang lebih alami dan fleksibel.

Ajukan pertanyaan kepada audiens untuk mendapatkan respons mereka. Hal ini akan membantu kamu untuk melacak dan menilai cara kamu menyampaikan materi dan menerima feedback dari audiens.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
Bagaimana cara mengatasi rasa grogi saat berbicara di depan umum? Cobalah untuk bernapas secara teratur dan dalam, dan bayangkan diri kamu sedang berbicara dengan teman dekat.
Bagaimana cara menentukan bahasa dan gaya presentasi yang tepat? Pertimbangkan usia, latar belakang, dan minat audiens kamu.
Apakah gerakan tubuh penting dalam berbicara di depan umum? Gerakan tubuh yang tepat dapat membantu kamu menekankan poin-poin yang penting, namun hindari gerakan tubuh yang tidak perlu atau terlalu berlebihan.

6. Berbicara di Depan Kelompok Besar

Setelah merasa cukup percaya diri dengan berbicara di depan kelompok kecil, coba untuk berbicara di depan kelompok yang lebih besar. Cobalah untuk memanfaatkan setiap kesempatan untuk berbicara di depan umum, seperti saat terpilih untuk memimpin rapat atau menjadi MC di acara tertentu.

Usahakan untuk tetap tenang dan rileks saat berbicara di depan kelompok besar. Usahakan untuk tidak terlalu tergesa-gesa dan berbicara dengan intonasi yang jelas dan mudah dipahami oleh audience.

7. Berlatih Modalitas Pengucapan

Coba latihan modalitas pengucapan yang dapat meningkatkan kemampuan public speaking kamu. Modalitas pengucapan ini meliputi volume suara, kecepatan bicara, intonasi, dan aksen. Kamu sebaiknya menyesuaikan modalitas pengucapan kamu dengan audiens yang akan kamu hadapi.

Volume suara yang baik adalah suara yang cukup keras agar dapat didengar oleh audiens, namun tidak terlalu keras karena dapat mengganggu pendengar. Kamu sebaiknya juga menggunakan variasi kecepatan bicara agar tidak monoton dan bisa menekankan poin-poin yang penting.

Intonasi suara juga penting untuk memberikan penekanan pada kata penting dan membuat audiens lebih tertarik dengan presentasi kamu. Hindari penggunaan aksen yang terlalu kental karena tidak semua audiens dapat memahami aksen tersebut.

8. Mempelajari Gaya Berbicara Orang yang Sukses

Kamu bisa belajar dari orang-orang yang sukses dalam berbicara di depan umum. Pelajari bagaimana cara mereka menyampaikan pesan dengan baik dan menarik perhatian audiens secara efektif. Kamu bisa menonton presentasi yang dipresentasikan oleh orator yang sukses dan mencoba memahami teknik-teknik yang digunakan oleh orator tersebut.

Mengadopsi gaya orang sukses bukan berarti kamu harus meniru cara mereka berbicara sepenuhnya, namun kamu bisa mengambil beberapa teknik dan menerapkannya dalam presentasi kamu.

9. Menyiapkan Pertanyaan dan Jawaban

Saat melakukan presentasi, pastikan kamu sudah menyiapkan pertanyaan dan jawaban yang mungkin akan ditanyakan oleh audiens. Menyiapkan pertanyaan dan jawaban dapat membantu kamu meningkatkan persiapan materi dan memberikan solusi yang tepat dan jelas kepada audiens.

Saat kamu mendapat pertanyaan dari audiens, berikan jawaban dengan jelas dan tepat. Jangan ragu untuk meminta waktu untuk mempertimbangkan jawaban yang tepat jika kamu tidak yakin. Hindari menjawab dengan jawaban yang samar atau tidak jelas.

10. Mengikuti Kelas Public Speaking

Jika kamu masih kesulitan untuk melatih public speaking, kamu bisa mengikuti kelas public speaking. Di kelas ini, kamu akan diajarkan tentang teknik-teknik public speaking yang tepat dan bermanfaat untuk kemampuan berbicara di depan umum kamu.

Kamu juga dapat mempertanyakan hal-hal yang membuat kamu terkendala dalam melakukan public speaking dan mendapatkan wawasan yang lebih dalam dari para instruktur atau teman dalam kelas tersebut.

11. Memiliki Target dan Tujuan dalam Berbicara di Depan Umum

Saat kamu berbicara di depan umum, usahakan untuk memiliki target dan tujuan yang jelas. Misalnya, kamu ingin memberikan informasi yang berharga bagi audiens, atau ingin menginspirasi audiens kamu. Dengan memiliki target dan tujuan yang jelas, kamu akan lebih fokus dan terarah dalam menyampaikan pesan.

Usahakan juga untuk tetap positif dan optimis. Jangan terlalu terbebani oleh rasa grogi atau kecemasan, namun ingatlah bahwa kamu memiliki sesuatu yang berharga untuk disampaikan dan kamu bisa melakukannya dengan baik.

12. Praktek Bertanya dan Menjawab

Saat kamu berbicara di depan umum, tidak jarang audiens akan mengajukan pertanyaan yang mungkin tidak kamu duga. Cobalah untuk mempersiapkan diri dengan cara berlatih bertanya dan menjawab. Hal ini akan membuat kamu merasa lebih siap dan terlatih dalam menghadapi pertanyaan dari audiens.

Jangan lupa untuk menanyakan kembali pertanyaan jika kamu tidak mengerti atau tidak jelas. Usahakan untuk memberikan jawaban dengan akurat dan jelas agar audiens bisa memahami jawaban yang kamu sampaikan.

13. Menyiapkan Replika Situasi

Cobalah untuk membuat situasi replika saat kamu berlatih public speaking. Misalnya, kamu bisa menyiapkan sebuah ruangan atau tempat yang mirip dengan tempat kamu akan berbicara di depan umum. Hal ini akan membantu kamu merasa nyaman dan lebih siap dalam berbicara di depan umum.

Usahakan untuk memeriksa alat bantu seperti microphone dan proyektor sebelum melakukan presentasi. Hal ini akan memastikan bahwa alat bantu berfungsi dengan baik ketika kamu sedang memberikan presentasi.

14. Menggunakan Bahasa Tubuh yang Tepat

Bahasa tubuh yang tepat dapat membantu kamu menekankan poin-poin penting dan membuat audiens lebih tertarik pada presentasi kamu. Beberapa gerakan yang bisa kamu gunakan adalah gerakan tangan, gerakan kepala dan postur tubuh. Hindari gerakan yang terlalu monoton atau berlebihan.

Selain itu, usahakan untuk memperhatikan posisi dan jarak dengan audiens. Jangan berdiri terlalu dekat atau terlalu jauh dari audiens. Usahakan untuk menempatkan diri di posisi yang tepat agar kamu bisa memperoleh perhatian audiens dengan baik.

15. Mengenali Audiens

Kamu sebaiknya juga mengenali audiens yang akan kamu hadapi dan menyesuaikan presentasi kamu dengan mereka. Usahakan untuk mengenali minat dan latar belakang audiens agar kamu bisa menyampaikan pesan dengan cara yang efektif dan mudah dipahami.

Perlu diingat bahwa setiap audiens berbeda, sehingga kamu harus beradaptasi dengan situasi yang ada. Misalnya, saat kamu berbicara di depan audiens yang lebih tua, kamu sebaiknya menggunakan bahasa yang lebih formal dan menghindari penggunaan ungkapan atau kata-kata yang kurang sopan.

16. Menggunakan Humor

Berikan sentuhan humor dalam presentasi kamu. Humor dapat membuat audiens lebih terlibat dan mudah memahami pesan yang kamu sampaikan. Pastikan humor yang kamu gunakan tidak menyinggung atau merendahkan audiens.

Penting untuk memahami batas-batas humor yang sesuai atau tidak sesuai dalam setiap kesempatan. Sebaiknya hindari humor yang terlalu vulgar atau tidak pantas dalam presentasi kamu.

17. Menciptakan Kenangan

Ciptakan sebuah kenangan dalam presentasi kamu yang dapat memikat perhatian audiens. Misalnya, ceritakan kisah pribadi yang memiliki nilai moral dan dapat diambil pelajaran darinya. Dengan menciptakan kenangan, presenter dapat meningkatkan daya tarik presentasi dan membuat pesan menjadi lebih mudah dipahami.

Jangan terlalu berlebihan dalam menciptakan kenangan atau cerita yang kamu sampaikan. Pastikan kamu tetap berada pada topik yang akan kamu sampaikan dan tidak terlalu larut dalam cerita di luar topik.

18. Mengatur Waktu dengan Baik

Cobalah untuk mengatur waktu presentasi dengan baik. Usahakan agar presentasi tidak terlalu panjang atau terlalu pendek. Jangan memaksakan diri untuk menyelesaikan semua materi dalam waktu yang terbatas dan jangan terlalu lama mengulur waktu presentasi. Pastikan waktu presentasi kamu sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Usahakan untuk menggunakan waktu yang tersedia untuk memberikan informasi yang berharga bagi audiens. Jangan terlalu banyak berkutat pada topik yang kurang penting agar kamu dapat memberikan informasi yang lebih bermanfaat.

19. Menerima Kritik dengan Baik

Ketika kamu menjadi presenter, pasti akan ada orang yang memberikan kritik atau saran yang berguna. Cobalah untuk menerima kritik dan saran dengan baik, jangan terlalu defensif atau merasa kesal. Kamu sebaiknya menggunakan saran tersebut untuk meningkatkan kemampuan kamu dalam public speaking.

Usahakan untuk menanyakan alasan dari kritik atau saran yang diberikan. Dengan mengetahui alasan kritik atau saran, kamu bisa memperbaiki kelemahan dan mempertajam kemampuan kamu dalam public speaking.

20. Terus Berlatih dan Melatih

Terakhir, kamu harus terus berlatih dan melatih kemampuan

Cuplikan video:Cara Melatih Public Speaking untuk Sobat JSI