Tata Cara Mandi Junub Pria

Hello Sobat JSI! Bagi umat muslim, mandi junub merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan setelah berhubungan intim, mimpi basah, atau keluarnya air mani. Mandi junub dilakukan untuk membersihkan tubuh dan jiwa dari hadats besar. Bagi Sobat JSI yang ingin tahu cara mandi junub pria dengan benar, berikut adalah penjelasannya.

Definisi Mandi Junub Pria

Mandi junub pria adalah mandi sunah yang wajib dilakukan apabila terjadi hadats besar pada diri seorang pria. Hadats besar yang dimaksud adalah keluarnya air mani akibat berhubungan intim atau mimpi basah.

Mandi junub pria juga dapat dilakukan setelah selesai bersuci dari haid atau nifas untuk memastikan tubuh sudah bersih sempurna. Mandi junub merupakan salah satu syarat sahnya ibadah sholat dan tilawah. Oleh karena itu, penting bagi Sobat JSI untuk mengetahui tata cara mandi junub pria yang benar.

Waktu Mandi Junub Pria

Waktu mandi junub pria harus dilakukan setelah terjadinya hadats besar. Hadats besar yang dimaksud adalah keluarnya air mani akibat berhubungan intim atau mimpi basah. Mandi junub juga dapat dilakukan setelah selesai bersuci dari haid atau nifas.

Catatan:

Jangan sampai terlalu lama menunda mandi junub setelah terjadinya hadats besar. Mandi junub sebaiknya dilakukan secepat mungkin agar kebersihan dapat terjaga dan tidak menimbulkan bau tidak sedap.

Prosedur Mandi Junub Pria

No Prosedur Mandi Junub Pria
1 Niat mandi junub dengan hati dan lisannya (baca niat mandi junub)
2 Basuh tangan kanan dengan air
3 Basuh organ intim dengan air hingga bersih
4 Bersihkan tempat-tempat yang harus dibasuh dengan telapak tangan seperti kepala, leher, kedua telinga, mulut, hidung, kedua tangan hingga siku, tubuh bagian depan dan belakang, dan kaki hingga mata kaki
5 Alirkan air pada seluruh tubuh hingga tiga kali
6 Keluarkan air dari tempat mandi dan keringkan tubuh dengan handuk

Catatan:

Pada saat mandi junub pria, jangan sampai air mani kembali keluar. Apabila air mani kembali keluar, maka mandi junub harus diulang kembali.

FAQ

1. Apa itu mandi junub pria?

Mandi junub pria adalah mandi sunah yang wajib dilakukan apabila terjadi hadats besar pada diri seorang pria. Hadats besar yang dimaksud adalah keluarnya air mani akibat berhubungan intim atau mimpi basah.

2. Apa saja syarat sahnya mandi junub pria?

Syarat sahnya mandi junub pria adalah mencuci seluruh anggota badan dari hadats, mengucapkan niat, dan tidak adanya halangan.

3. Apa yang harus diperhatikan saat mandi junub pria?

Pada saat mandi junub pria, jangan sampai air mani kembali keluar. Apabila air mani kembali keluar, maka mandi junub harus diulang kembali.

4. Apakah mandi junub pria memiliki manfaat kesehatan?

Mandi junub pria dapat membantu membersihkan tubuh dari debu dan kotoran, sehingga membuat tubuh lebih segar, bersih dan sehat.

5. Berapa kali mandi junub pria harus dilakukan dalam sehari?

Mandi junub pria hanya dilakukan apabila terjadi hadats besar, yaitu keluarnya air mani akibat berhubungan intim atau mimpi basah. Oleh karena itu, mandi junub pria tidak harus dilakukan dalam sehari kecuali terjadi hadats besar.

Kesimpulan

Demikianlah tata cara mandi junub pria yang harus Sobat JSI ketahui. Mandi junub pria dibutuhkan agar tubuh dan jiwa terbebas dari hadats besar dan siap untuk melakukan ibadah sholat atau tilawah dengan suci. Selalu perhatikan waktu dan prosedur yang benar saat melakukan mandi junub pria agar kebersihan tubuh dan jiwa dapat terjaga dengan baik.

Semoga Bermanfaat dan Sampai Jumpa di Artikel Menarik Lainnya

Cuplikan video:Tata Cara Mandi Junub Pria