Cara Memakai Jilbab Pashmina

Halo Sobat JSI! Jilbab pashmina adalah salah satu jenis jilbab yang sangat populer di Indonesia. Jilbab ini memiliki bentuk yang panjang dan lebar, sehingga bisa digunakan untuk menutupi kepala, leher, dan dada. Namun, bagi yang belum terbiasa memakai jilbab pashmina, mungkin akan sedikit kesulitan dalam memakainya dengan benar. Oleh karena itu, kami akan memberikan beberapa tips cara memakai jilbab pashmina dengan mudah dan elegan.

1. Pilih Bahan yang Nyaman

Sebelum memulai cara memakai jilbab pashmina, pastikan Anda sudah memilih bahan yang nyaman. Pilih bahan yang ringan, tidak panas, dan tidak terlalu tebal. Bahan yang nyaman akan membuat Anda tidak mudah berkeringat dan tetap nyaman sepanjang hari.

Selain itu, perhatikan juga warna dan motif pada jilbab pashmina yang akan Anda pakai. Pilihlah warna dan motif yang sesuai dengan acara atau kegiatan yang akan Anda lakukan. Jangan sampai warna dan motif jilbab Anda tidak cocok dengan pakaian yang Anda kenakan.

2. Gunakan Inner

Sebelum memakai jilbab pashmina, pastikan Anda sudah mengenakan inner terlebih dahulu. Inner akan membantu menjaga rambut agar tetap rapi dan tidak mudah lepek. Pilihlah inner yang tidak terlalu tebal dan mudah menyerap keringat. Anda bisa menggunakan inner berbahan katun atau jersey.

FAQ:

Q: Apakah inner wajib dipakai saat memakai jilbab pashmina? A: Ya, inner sangat dianjurkan saat memakai jilbab pashmina untuk menjaga rambut tetap rapi dan tidak mudah lepek.
Q: Apakah inner harus berwarna sama dengan jilbab pashmina? A: Tidak harus. Anda bisa memilih inner dengan warna yang berbeda dengan jilbab pashmina, asalkan tetap sesuai dengan warna pakaian yang Anda kenakan.

3. Letakkan Jilbab di Atas Kepala

Letakkan jilbab pashmina di atas kepala dengan bagian yang lebih panjang di sisi kanan atau kiri. Pastikan jilbab sudah terlipat rapi dan tidak ada kerutan yang mengganggu tampilan Anda.

4. Tarik Bagian yang Pendek

Tariklah bagian yang pendek hingga sejajar dengan dagu. Pastikan jilbab tidak terlalu ketat atau terlalu longgar. Anda bisa menyesuaikan dengan kenyamanan dan bentuk wajah Anda.

5. Letakkan Bagian Panjang ke Belakang

Letakkan bagian panjang jilbab pashmina ke belakang dan biarkan tergantung di pundak Anda. Anda bisa menyesuaikan panjang jilbab yang tergantung dengan situasi dan kenyamanan Anda. Jangan sampai jilbab terlalu panjang atau pendek, sehingga membuat Anda tidak nyaman saat beraktivitas.

6. Lipat dan Bawa ke Depan

Lipat bagian panjang jilbab pashmina hingga sejajar dengan dagu dan bawa ke sisi lain. Pastikan jilbab terlipat rapi dan tidak ada kerutan yang mengganggu tampilan Anda.

7. Ikat Bagian Panjang

Ikat bagian panjang jilbab pashmina hingga terasa nyaman dan tidak terlalu ketat. Anda bisa menyesuaikan gaya ikatan sesuai dengan selera dan situasi.

8. Periksa Kembali Tampilan

Periksa kembali tampilan jilbab pashmina yang Anda kenakan. Pastikan jilbab terlipat dengan rapi dan tidak ada kerutan yang mengganggu tampilan Anda. Jangan lupa untuk menyesuaikan posisi jilbab jika perlu.

FAQ:

Q: Bagaimana jika jilbab pashmina saya terlalu panjang? A: Anda bisa mengikat jilbab dengan model yang lebih simpel dan tetap elegan, seperti model turban atau model simpel.
Q: Bagaimana jika jilbab pashmina saya terlalu pendek? A: Anda bisa menggunakan ciput atau inner yang lebih panjang agar jilbab terlihat lebih panjang dan rapi.

9. Variasi Gaya Memakai Jilbab Pashmina

Jilbab pashmina memiliki banyak variasi model dan gaya. Anda bisa mencoba beberapa model dan gaya yang berbeda untuk menyesuaikan dengan selera dan situasi. Berikut adalah beberapa variasi gaya memakai jilbab pashmina yang bisa Anda coba:

9.1 Model Turban

Model turban adalah salah satu model yang simpel dan tetap elegan. Caranya cukup mudah, yaitu dengan melilitkan jilbab pashmina di sekitar kepala dan membuat simpul di bagian depan.

9.2 Model Simple

Model simple adalah salah satu model yang paling mudah dan simpel. Caranya cukup dengan melipat jilbab pashmina menjadi segitiga dan meletakkannya di atas kepala. Tarik bagian yang pendek ke depan dan biarkan bagian panjang tergantung di belakang.

9.3 Model Syari

Model syari adalah salah satu model yang cocok untuk acara formal atau keagamaan. Caranya cukup dengan melilitkan jilbab pashmina di sekitar kepala dan membiarkan bagian panjang tergantung di belakang.

9.4 Model Pesta

Model pesta adalah salah satu model yang cocok untuk acara formal atau pesta. Caranya cukup dengan melilitkan jilbab pashmina di sekitar kepala dan membuat simpul di bagian belakang. Biarkan bagian panjang tergantung di sisi.

10. Perawatan Jilbab Pashmina

Agar jilbab pashmina Anda tetap terlihat cantik dan awet, perlu dilakukan perawatan yang tepat. Berikut adalah beberapa tips perawatan jilbab pashmina:

10.1 Cuci dengan Tangan

Cuci jilbab pashmina dengan tangan menggunakan deterjen yang lembut dan air dingin. Hindari menggunakan mesin cuci atau bahan pemutih yang keras.

10.2 Jemur dengan Tangan

Jemur jilbab pashmina dengan tangan dan hindari menjemur di bawah sinar matahari langsung. Jangan menggunakan pengering mesin atau setrika untuk mengeringkan jilbab pashmina.

10.3 Simpan dengan Rapi

Simpan jilbab pashmina dengan rapi di dalam lemari yang bersih dan kering. Hindari menyimpan jilbab bersama dengan benda berbau menyengat atau terkena cairan yang mudah menyerap pada kain.

11. Kesimpulan

Demikianlah tips cara memakai jilbab pashmina dengan mudah dan elegan. Pilihlah bahan yang nyaman, gunakan inner, letakkan jilbab di atas kepala, tarik bagian yang pendek, letakkan bagian panjang ke belakang, lipat dan bawa ke depan, ikat bagian panjang, periksa kembali tampilan, variasi gaya memakai jilbab pashmina, perawatan jilbab pashmina, dan simpan dengan rapi. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya. Terima kasih, Sobat JSI!

Cuplikan video:Cara Memakai Jilbab Pashmina