Cara Membuat Flowchart – Panduan Lengkap untuk Sobat JSI

Selamat datang, Sobat JSI! Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang cara membuat flowchart. Flowchart adalah alat visual yang berguna untuk menggambarkan proses atau alur kerja dalam bentuk diagram. Dengan menggunakan flowchart, kita dapat dengan mudah memahami suatu sistem atau proses secara visual. Artikel ini akan membahas langkah-langkah untuk membuat flowchart dengan mudah dan efektif. Mari kita mulai!

Pendahuluan

Sebelum kita memulai pembahasan tentang cara membuat flowchart, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu flowchart dan mengapa flowchart penting dalam proses bisnis atau organisasi.

Pengertian Flowchart

Flowchart adalah alat visual yang digunakan untuk menggambarkan proses atau alur kerja dalam bentuk diagram. Flowchart digunakan dalam berbagai bidang, seperti bisnis, teknologi, pemerintahan, pendidikan, dan lain sebagainya. Dalam flowchart, setiap langkah atau aktivitas dalam proses digambarkan dalam bentuk simbol atau bentuk geometris.

Manfaat Flowchart

Flowchart memiliki berbagai manfaat, antara lain:

  1. Memudahkan pemahaman proses atau alur kerja secara visual;
  2. Membantu identifikasi masalah atau bottleneck dalam proses;
  3. Memudahkan pelacakan kejadian atau aktivitas di dalam proses;
  4. Memperjelas komunikasi antar anggota tim atau departemen;
  5. Mempercepat identifikasi dan solusi untuk masalah yang terjadi dalam proses.

Tipe Flowchart

Terdapat beberapa tipe flowchart yang digunakan dalam berbagai bidang, antara lain:

  • Flowchart proses: digunakan untuk menggambarkan proses kerja atau operasi bisnis;
  • Flowchart sistem: digunakan untuk menggambarkan sistem atau aplikasi teknologi;
  • Flowchart alir data: digunakan untuk menggambarkan alur data dan informasi;
  • Flowchart dokumentasi: digunakan untuk menggambarkan proses atau sistem dalam bentuk dokumen atau laporan.

Langkah-langkah Membuat Flowchart

Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat flowchart secara efektif:

1. Tentukan tujuan dan ruang lingkup flowchart

Sebelum memulai membuat flowchart, tentukan terlebih dahulu tujuan dan ruang lingkup flowchart. Apa yang ingin dicapai dengan membuat flowchart ini? Ruang lingkup flowchart ini mencakup proses atau alur kerja apa saja dalam suatu sistem atau bisnis.

2. Identifikasi langkah-langkah dalam proses atau alur kerja

Identifikasi langkah-langkah atau aktivitas dalam proses atau alur kerja yang ingin digambarkan dalam flowchart. Buat daftar aktivitas dalam urutan yang logis dan sistematis.

3. Tentukan simbol atau bentuk untuk setiap aktivitas atau langkah

Tentukan simbol atau bentuk untuk setiap aktivitas atau langkah dalam proses atau alur kerja. Setiap simbol atau bentuk memiliki makna atau arti tertentu.

Simbol Makna
Rectangle Langkah atau aktivitas dalam proses
Rhombus Keputusan yang harus diambil dalam proses
Oval Mulai atau akhir proses
Flow Arrow Alur arah proses atau aktivitas

4. Buat flowchart dengan menggunakan simbol atau bentuk yang telah ditentukan

Setelah simbol atau bentuk telah ditentukan, buat flowchart dengan menggunakan perangkat lunak atau secara manual. Buat flowchart dalam urutan yang logis dan sistematis dengan mengikuti langkah-langkah atau aktivitas dalam proses atau alur kerja.

5. Review dan perbaiki flowchart

Review flowchart secara kritis dan perbaiki jika diperlukan. Pastikan flowchart mudah dipahami dan alur proses atau alur kerja tergambar dengan jelas dan sistematis.

6. Bagikan flowchart dengan anggota tim atau departemen terkait

Bagikan flowchart dengan anggota tim atau departemen terkait untuk mendapatkan masukan dan umpan balik. Komunikasikan setiap aspek yang tergambarkan dalam flowchart agar semua pihak memahami proses atau alur kerja dengan jelas.

FAQ

1. Apa itu flowchart?

Flowchart adalah alat visual yang digunakan untuk menggambarkan proses atau alur kerja dalam bentuk diagram. Dalam flowchart, setiap langkah atau aktivitas dalam proses digambarkan dalam bentuk simbol atau bentuk geometris.

2. Apa manfaat dari flowchart?

Flowchart memiliki berbagai manfaat, antara lain:

  1. Memudahkan pemahaman proses atau alur kerja secara visual;
  2. Membantu identifikasi masalah atau bottleneck dalam proses;
  3. Memudahkan pelacakan kejadian atau aktivitas di dalam proses;
  4. Memperjelas komunikasi antar anggota tim atau departemen;
  5. Mempercepat identifikasi dan solusi untuk masalah yang terjadi dalam proses.

3. Bagaimana cara membuat flowchart?

Langkah-langkah untuk membuat flowchart adalah:

  1. Tentukan tujuan dan ruang lingkup flowchart;
  2. Identifikasi langkah-langkah dalam proses atau alur kerja;
  3. Tentukan simbol atau bentuk untuk setiap aktivitas atau langkah;
  4. Buat flowchart dengan menggunakan simbol atau bentuk yang telah ditentukan;
  5. Review dan perbaiki flowchart;
  6. Bagikan flowchart dengan anggota tim atau departemen terkait.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah membahas tentang cara membuat flowchart dengan lengkap dan mudah dipahami. Flowchart adalah alat visual yang berguna untuk menggambarkan proses atau alur kerja dalam bentuk diagram. Dengan menggunakan flowchart, kita dapat dengan mudah memahami suatu sistem atau proses secara visual. Langkah-langkah untuk membuat flowchart antara lain tentukan tujuan dan ruang lingkup flowchart, identifikasi langkah-langkah dalam proses atau alur kerja, tentukan simbol atau bentuk untuk setiap aktivitas atau langkah, buat flowchart dengan menggunakan simbol atau bentuk yang telah ditentukan, review dan perbaiki flowchart, dan bagikan flowchart dengan anggota tim atau departemen terkait. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Cuplikan video:Cara Membuat Flowchart – Panduan Lengkap untuk Sobat JSI