Tata Cara Memandikan Jenazah

Halo Sobat JSI, dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang tata cara memandikan jenazah. Memandikan jenazah merupakan sebuah kewajiban bagi setiap muslim yang meninggal dunia. Berikut adalah 20 tata cara memandikan jenazah yang benar dan sesuai dengan syariat Islam.

1. Persiapan Alat dan Bahan

Sebelum memandikan jenazah, pastikan Anda telah menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, antara lain:

Alat Bahan
Ember berukuran besar Air bersih
Sabun mandi Bedak atau kapur barus
Celana dalam dan kaos kaki Handuk
Sikat gigi bekas Sarung tangan

Pastikan alat dan bahan tersebut disiapkan dengan bersih dan steril.

2. Menyiapkan Jenazah

Jenazah harus diletakkan di tempat yang datar dan lebar seperti lantai atau meja yang datar. Setelah itu, angkat kepala jenazah dengan bantal atau bahan yang empuk. Kemudian, lepaskan pakaian jenazah dan tutup auratnya dengan kain putih yang bersih.

3. Membaca Niat

Saat akan memandikan jenazah, bacalah niat memandikan jenazah. Contohnya, “Aku berniat memandikan jenazah ini karena Allah SWT semata.”

4. Mencuci Tangan

Sebelum memandikan jenazah, pastikan tangan Anda bersih dan di cuci terlebih dahulu.

5. Membersihkan Bagian Intim

Bagian intim jenazah harus dibersihkan terlebih dahulu namun harus dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati dan lembut. Gunakan sarung tangan yang telah disiapkan dan rendam dengan sabun mandi.

6. Membersihkan Mulut dan Hidung

Mulut dan hidung jenazah harus dibersihkan dengan menggunakan sikat gigi bekas yang telah disiapkan sebelumnya dan dicelupkan ke dalam air sabun.

7. Menyiram Air ke Seluruh Badan

Pada tahap ini, siramlah seluruh badan jenazah dengan air bersih sebanyak tiga kali. Pastikan air mengalir ke seluruh tubuh jenazah, termasuk rambut.

8. Menggunakan Sabun untuk Membersihkan Tubuh

Setelah seluruh badan jenazah disiram dengan air bersih, oleskan sabun ke seluruh tubuh jenazah dan usaplah dengan lembut. Setelah selesai, siramlah kembali tubuh jenazah dengan air bersih sebanyak tiga kali.

9. Membersihkan Rambut

Rambut jenazah harus dibersihkan dengan menggunakan air bersih dan sabun khusus yang telah disiapkan. Setelah selesai, siramlah kembali rambut jenazah dengan air bersih sebanyak tiga kali.

10. Mengeringkan Tubuh

Setelah seluruh badan jenazah bersih, keringkan seluruh badannya menggunakan handuk yang bersih. Lakukan dengan lembut dan hati-hati.

11. Mengenakan Pakaian

Setelah tubuh jenazah kering, kenakanlah pakaian dalam dan kaos kaki ke jenazah. Kemudian, lipatlah selimut kain putih yang sebelumnya digunakan untuk menutup aurat jenazah dan letakkan di atasnya.

12. Mengenakan Kain Kafan

Setelah jenazah berpakaian, kenakan kain kafan dengan rapi dan sesuai dengan adat dan syariat Islam. Kain kafan sebaiknya terbuat dari kain yang sederhana, tidak berwarna warni dan terdiri dari 3 lembar.

13. Menyiramkan Air Zam-Zam

Siramkan air zam-zam ke seluruh tubuh jenazah. Bila tidak ada air zam-zam, gunakan saja air bersih.

14. Membersihkan Telinga dan Hidung

Setelah air zam-zam dianjurkan untuk membersihkan telinga dan hidung. Caranya, celupkanlah kapas kedalam minyak kayu putih, lalu masukkan ke telinga jenazah kemudian usap usaplah bagian luar telinga jenazah. Sedangkan hidungnya harus di bersihkan dengan kapas ataupun handuk kecil yang di celupkan ke dalam minyak kayu putih kemudian di masukkan ke dalam lubang hidung kemudian di bersihkan dengan lembut.

15. Mengenai Jenazah dengan Tali

Pada tahap ini, jenazah akan dikalungkan tali agar lebih mudah untuk dipindahkan ke tempat mandi. Pastikan tali yang digunakan bersih dan kuat.

16. Mengangkat Jenazah ke Tempat Mandi

Jenazah yang telah dikalungkan tali akan diangkat ke tempat mandi. Pastikan tali yang digunakan kuat dan jenazah diangkat dengan hati-hati agar tidak terjadi kerusakan pada jenazah.

17. Mengeluarkan Air di Tubuh

Setelah jenazah di angkat ke tempat mandi, letakkan jenazah dalam posisi telentang dan keluarkan air yang terdapat di dalam tubuh jenazah dengan cara menekan dada jenazah yang terdapat di bagian bawah.

18. Melepas Kain Kafan

Setelah air di dalam tubuh jenazah dikeluarkan, lepaskan kain kafan dari jenazah. Pastikan kain kafan dilepaskan dengan lembut dan hati-hati agar jenazah tidak rusak.

19. Membasuh Jenazah dengan Air

Pada tahap ini, basuhlah seluruh bagian tubuh jenazah menggunakan air bersih sebanyak tiga kali. Pastikan air mengalir ke seluruh tubuh jenazah.

20. Menyiramkan Air Zam-Zam Lagi

Terakhir, siramlah seluruh tubuh jenazah dengan air zam-zam sebanyak tiga kali. Bila tidak ada air zam-zam, gunakan saja air bersih.

FAQ

1. Apa sajakah bahan yang diperlukan saat memandikan jenazah?

Bahan-bahan yang diperlukan saat memandikan jenazah antara lain: ember berukuran besar, air bersih, sabun mandi, bedak atau kapur barus, celana dalam dan kaos kaki, handuk, sikat gigi bekas, dan sarung tangan.

2. Apa yang harus dilakukan saat memandikan bagian intim jenazah?

Bagian intim jenazah harus dibersihkan terlebih dahulu namun harus dilakukan dengan cara yang sangat hati-hati dan lembut. Gunakan sarung tangan yang telah disiapkan dan rendam dengan sabun mandi.

3. Apa yang harus dilakukan setelah jenazah dikalungkan tali?

Setelah jenazah dikalungkan tali, jenazah akan diangkat ke tempat mandi. Pastikan tali yang digunakan kuat dan jenazah diangkat dengan hati-hati agar tidak terjadi kerusakan pada jenazah.

4. Bahan apakah yang digunakan untuk membersihkan telinga dan hidung jenazah?

Untuk membersihkan telinga dan hidung jenazah, gunakan kapas yang telah dicelupkan ke dalam minyak kayu putih.

5. Apa saja yang harus dilakukan setelah memandikan jenazah?

Setelah memandikan jenazah, pastikan Anda membersihkan seluruh alat dan bahan yang digunakan. Kemudian, kembalikan jenazah ke tempat semula dan pastikan tempat tersebut bersih dan rapi.

Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya

Cuplikan video:Tata Cara Memandikan Jenazah