Cara Berhubungan Agar Tidak Hamil

Hello Sobat JSI! Bagi sebagian orang, berhubungan intim adalah hal yang menyenangkan dan dapat mempererat hubungan. Namun, terkadang ada ketakutan yang muncul yaitu kehamilan. Nah, pada artikel ini kita akan membahas cara berhubungan agar tidak hamil. Yuk, simak artikel ini sampai selesai!

1. Menggunakan Kontrasepsi Hormonal

Kontrasepsi hormonal adalah salah satu cara untuk mencegah kehamilan, yaitu dengan menggunakan pil KB. Pil KB ini bekerja dengan mengubah hormon dalam tubuh sehingga tidak terjadi ovulasi. Selain pil KB, terdapat juga suntikan hormon, cincin vagina, dan implant. Namun, penggunaan kontrasepsi hormonal harus dengan resep dokter dan sesuai aturan pakai yang tepat.

Selain itu, penggunaan kontrasepsi hormonal juga memiliki efek samping yang perlu diperhatikan seperti mual, berat badan naik, dan gangguan pada siklus menstruasi. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan kontrasepsi hormonal.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
Apakah penggunaan pil KB 100% aman? Tidak, penggunaan pil KB memiliki tingkat keberhasilan 99% jika digunakan dengan benar.
Apakah kontrasepsi hormonal dapat membuat sulit memperoleh keturunan? Berdasarkan penelitian, penggunaan kontrasepsi hormonal tidak menimbulkan kemandulan.
Apakah kontrasepsi hormonal dapat mencegah penularan penyakit kelamin? Tidak, kontrasepsi hormonal hanya dapat mencegah kehamilan dan tidak mencegah penularan penyakit kelamin.

2. Menggunakan Alat Kontrasepsi

Selain menggunakan kontrasepsi hormonal, terdapat juga alat kontrasepsi seperti kondom dan diafragma. Alat kontrasepsi ini bekerja dengan mencegah sperma masuk ke dalam vagina sehingga tidak terjadi pembuahan. Penggunaan alat kontrasepsi dapat dilakukan oleh kedua pasangan atau hanya satu dari pasangan tersebut.

Namun, penggunaan alat kontrasepsi juga memiliki risiko ketidakcocokan atau kerusakan yang dapat mempengaruhi efektivitasnya. Oleh karena itu, sebaiknya pilih alat kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kesehatan.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
Apakah kondom dapat digunakan untuk mencegah penularan penyakit kelamin? Ya, penggunaan kondom dapat mencegah penularan penyakit kelamin selama digunakan dengan benar.
Apakah alat kontrasepsi dapat diandalkan 100%? Tidak, penggunaan alat kontrasepsi memiliki tingkat keberhasilan yang berbeda-beda. Namun, jika digunakan dengan benar, tingkat keberhasilannya dapat mencapai 95% atau lebih.
Apakah penggunaan alat kontrasepsi aman? Ya, penggunaan alat kontrasepsi yang sesuai dengan aturan pakai yang tepat aman untuk digunakan.

3. Menggunakan Metode Kalender atau Siklus

Metode kalender atau siklus adalah cara berhubungan agar tidak hamil dengan memperhatikan waktu subur wanita. Wanita memiliki masa subur yang terjadi pada saat ovulasi yakni saat sel telur dilepaskan dari ovarium. Masa subur biasanya terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasi berikutnya.

Untuk mencegah kehamilan, dapat dilakukan hubungan intim pada saat di mana masa subur telah berlalu atau sebelum masa subur terjadi. Namun, penggunaan metode kalender atau siklus ini tidak selalu akurat karena faktor-faktor seperti perubahan hormon atau siklus menstruasi yang tidak teratur.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
Apakah metode kalender atau siklus dapat digunakan sebagai satu-satunya cara mencegah kehamilan? Tidak, metode kalender atau siklus hanya dapat digunakan sebagai tambahan atau pilihan lain dalam mengontrol kehamilan.
Apakah metode kalender atau siklus dapat dipercaya? Tidak selalu, penggunaan metode ini memerlukan konsistensi dan teliti dalam mencatat siklus menstruasi dan memperhatikan gejala yang terjadi pada tubuh.
Apakah pengaruh dari perubahan siklus menstruasi terhadap penggunaan metode kalender atau siklus? Perubahan siklus menstruasi seperti siklus yang tidak teratur dapat mempengaruhi akurasi penggunaan metode kalender atau siklus.

4. Metode Coitus Interruptus atau Withdrawal

Metode Coitus Interruptus atau Withdrawal adalah cara berhubungan agar tidak hamil dengan cara menarik penis keluar dari vagina sebelum ejakulasi terjadi. Namun, metode ini tidak dapat sepenuhnya mencegah kehamilan karena terdapat kemungkinan terjadinya cairan pra-ejakulasi yang mengandung sperma.

Selain itu, penggunaan metode ini juga dapat mempengaruhi kenikmatan hubungan intim karena harus dikeluarkan sebelum ejakulasi terjadi.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
Apakah metode Coitus Interruptus atau Withdrawal efektif? Tidak, penggunaan metode ini memiliki tingkat kegagalan yang cukup tinggi karena kemungkinan terjadinya cairan pra-ejakulasi yang mengandung sperma.
Apakah metode ini dapat mencegah penularan penyakit kelamin? Tidak, metode Coitus Interruptus atau Withdrawal hanya dapat mencegah kehamilan dan tidak mencegah penularan penyakit kelamin.
Apakah metode ini aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan? Meski metode ini tidak berbahaya bagi kesehatan, namun penggunaannya dapat mempengaruhi kenikmatan hubungan intim.

5. Sterilisasi

Sterilisasi adalah cara berhubungan agar tidak hamil dengan mengalami operasi untuk memutus saluran tuba falopi pada wanita atau vas deferens pada pria. Sterilisasi merupakan cara permanen yang tidak dapat diubah kembali.

Selain itu, sterilisasi juga memiliki risiko seperti infeksi atau perdarahan dan hanya direkomendasikan bagi pasangan yang sudah mempunyai anak yang cukup atau tidak ingin menambah jumlah anak lagi.

FAQ

Pertanyaan Jawaban
Apakah sterilisasi dapat diubah kembali? Tidak, sterilisasi adalah cara permanen yang tidak dapat diubah kembali.
Apakah sterilisasi dapat mempengaruhi hormon atau siklus menstruasi? Tidak, sterilisasi tidak mempengaruhi hormon atau siklus menstruasi.
Apakah sterilisasi aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan? Meski sterilisasi aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan, namun penggunaannya harus dipertimbangkan secara matang karena bersifat permanen.

Itulah beberapa cara berhubungan agar tidak hamil yang dapat Sobat JSI pilih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan. Ingat, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kesehatan untuk memilih cara yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Cuplikan video:Cara Berhubungan Agar Tidak Hamil