Cara Mengembalikan File yang Terhapus

Halo Sobat JSI, kita semua tentu pernah mengalami kejadian di mana file penting yang tersimpan di komputer atau laptop kita tiba-tiba terhapus. Entah itu terhapus secara tidak sengaja atau karena terinfeksi virus. Jangan khawatir, kita masih bisa mengembalikan file tersebut dengan beberapa cara yang akan kita bahas pada artikel ini. Yuk, simak informasinya!

1. Mengecek Folder Recycle Bin

Langkah pertama yang dapat Sobat JSI lakukan adalah mengecek folder Recycle Bin di komputer atau laptop. Folder ini berfungsi sebagai tempat sampah atau tempat penyimpanan file yang pernah dihapus dari komputer dan masih dapat dipulihkan kembali.

Cara mengeceknya cukup mudah, Sobat JSI hanya perlu membuka folder Recycle Bin yang biasanya terletak di desktop atau melalui pengaturan file explorer di komputer.

Apabila file yang terhapus ditemukan di dalam folder Recycle Bin, Sobat JSI hanya perlu mengklik kanan pada file tersebut lalu memilih pilihan “Restore” untuk mengembalikan file tersebut ke lokasi semula.

Keuntungan

  1. Mudah dilakukan
  2. Tidak memerlukan software khusus
  3. File yang terhapus masih dapat dipulihkan

Kerugian

  1. Tidak efektif untuk file yang sudah terhapus lebih dari 30 hari
  2. Hanya berfungsi untuk file yang terhapus dalam partisi lokal

2. Menggunakan Perangkat Lunak Recuva

Apabila metode pertama tidak berhasil, Sobat JSI dapat menggunakan perangkat lunak Recuva untuk mengembalikan file yang terhapus. Recuva adalah software recovery data yang dapat memulihkan berbagai jenis file seperti dokumen, foto, dan video yang terhapus dalam partisi lokal atau media penyimpanan lainnya seperti flash disk dan memori card.

Langkah-langkah penggunaannya juga cukup mudah. Sobat JSI hanya perlu mengunduh perangkat lunak Recuva dari website resminya kemudian menginstal dan menjalankannya di komputer atau laptop.

Setelah itu, Sobat JSI dapat memilih partisi atau media penyimpanan yang ingin dipulihkan file yang terhapus. Perangkat lunak Recuva akan melakukan analisis pada media penyimpanan tersebut menujukan semua file yang masih dapat dipulihkan. Selanjutnya, Sobat JSI hanya perlu memilih file yang ingin dipulihkan dan menentukan lokasi penyimpanannya di komputer atau laptop.

Keuntungan

  1. Dapat memulihkan berbagai jenis file yang terhapus
  2. Bisa digunakan dalam partisi lokal atau media penyimpanan lainnya
  3. Memiliki opsi preview untuk mengecek isi file sebelum dipulihkan

Kerugian

  1. Dapat memakan waktu yang cukup lama untuk analisis media penyimpanan
  2. Tidak menjamin semua file yang terhapus dapat dipulihkan
  3. Tidak dapat memulihkan file yang terhapus lebih dari 30 hari

3. Menggunakan Perangkat Lunak EaseUS Data Recovery

Perangkat lunak EaseUS Data Recovery juga dapat menjadi alternatif Sobat JSI untuk mengembalikan file yang terhapus. Perangkat lunak ini tidak hanya dapat memulihkan file yang terhapus dari partisi lokal, tetapi juga dari media penyimpanan lainnya seperti flash disk, memori card, dan hard drive eksternal.

Langkah penggunaannya juga cukup mudah. Sobat JSI hanya perlu mengunduh perangkat lunak EaseUS Data Recovery dari website resminya, kemudian menginstal dan menjalankannya di komputer atau laptop.

Setelah itu, Sobat JSI dapat memilih partisi atau media penyimpanan yang ingin dipulihkan file yang terhapus. Perangkat lunak EaseUS Data Recovery akan melakukan analisis pada media penyimpanan tersebut dan menunjukkan semua file yang masih dapat dipulihkan. Selanjutnya, Sobat JSI hanya perlu memilih file yang ingin dipulihkan dan menentukan lokasi penyimpanannya di komputer atau laptop.

Keuntungan

  1. Bisa memulihkan file yang terhapus dari berbagai jenis media penyimpanan
  2. Mendukung berbagai jenis file seperti dokumen, foto, dan video
  3. Tidak memerlukan pengetahuan teknis untuk penggunaannya

Kerugian

  1. Dapat memakan waktu yang cukup lama untuk analisis media penyimpanan
  2. Tidak menjamin semua file yang terhapus dapat dipulihkan

4. Menggunakan Perangkat Lunak Disk Drill

Jika perangkat lunak sebelumnya tidak berhasil dalam mengembalikan file yang terhapus, Sobat JSI dapat mencoba menggunakan perangkat lunak Disk Drill. Perangkat lunak ini juga merupakan software recovery data yang dapat memulihkan berbagai jenis file dan media penyimpanan yang terhapus.

Langkah penggunaannya juga cukup mudah. Sobat JSI hanya perlu mengunduh perangkat lunak Disk Drill dari website resminya, kemudian menginstal dan menjalankannya di komputer atau laptop.

Setelah itu, Sobat JSI dapat memilih partisi atau media penyimpanan yang ingin dipulihkan file yang terhapus. Perangkat lunak Disk Drill akan melakukan analisis pada media penyimpanan tersebut dan menunjukkan semua file yang masih dapat dipulihkan. Selanjutnya, Sobat JSI hanya perlu memilih file yang ingin dipulihkan dan menentukan lokasi penyimpanannya di komputer atau laptop.

Keuntungan

  1. Bisa memulihkan file dari berbagai jenis media penyimpanan yang terhapus atau terformat
  2. Memiliki opsi preview untuk mengecek isi file sebelum dipulihkan
  3. Memiliki fitur deep scan untuk memaksimalkan kemungkinan pemulihan file

Kerugian

  1. Dapat memakan waktu yang cukup lama untuk analisis media penyimpanan
  2. Tidak menjamin semua file yang terhapus dapat dipulihkan

5. Memanfaatkan Layanan Cloud Storage

Saat ini, layanan penyimpanan cloud seperti Google Drive atau Dropbox semakin populer dan banyak digunakan untuk menyimpan berbagai file penting. Selain dapat diakses dari berbagai perangkat, layanan penyimpanan cloud juga memiliki fitur recycle bin yang dapat digunakan untuk mengembalikan file yang terhapus.

Cara mengembalikan file yang terhapus dalam layanan cloud storage juga cukup mudah. Sobat JSI hanya perlu masuk ke dalam folder recycle bin atau trash yang ada di layanan tersebut, kemudian memilih file yang ingin dipulihkan dan mengklik tombol “Restore” atau “Undelete”.

Keuntungan

  1. File yang disimpan dalam layanan cloud storage aman dari risiko kerusakan atau terhapus secara tidak sengaja
  2. Dapat diakses dari berbagai perangkat
  3. Memiliki opsi recycle bin untuk mengembalikan file yang terhapus

Kerugian

  1. Memerlukan koneksi internet yang stabil
  2. Memerlukan biaya bila ingin menambah kapasitas penyimpanan

FAQ

No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah semua file yang terhapus dapat dipulihkan? Tidak, tergantung dari kondisi file dan media penyimpanannya.
2 Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan file yang terhapus? Tergantung dari kapasitas media penyimpanannya dan situasi file yang terhapus.
3 Apakah software recovery data dapat merusak file yang masih tersimpan? Tidak, software recovery data hanya membaca data yang tersimpan dan tidak memodifikasinya, sehingga tidak akan merusak file yang masih tersimpan.
4 Apakah penyimpanan cloud selalu aman dari risiko terhapus atau rusak? Tidak, namun risiko terhapus atau rusak dapat diminimalisir dengan menggunakan layanan penyimpanan cloud yang terpercaya dan terjamin keamanannya.

Demikianlah beberapa cara untuk mengembalikan file yang terhapus pada komputer atau laptop Sobat JSI. Setiap cara memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, oleh karena itu Sobat JSI dapat memilih cara yang paling sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang dihadapi.

Semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya!

Cuplikan video:Cara Mengembalikan File yang Terhapus