Cara Menggambar Sekolah

Halo Sobat JSI, dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang cara menggambar sekolah. Menggambar adalah salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas dan mengasah kemampuan seni. Apalagi menggambar sekolah bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat karena dapat digunakan untuk keperluan presentasi atau tugas sekolah. Untuk itu, yuk simak cara menggambar sekolah berikut ini.

1. Siapkan Alat Menggambar

Sebelum mulai menggambar, pastikan kamu sudah menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan seperti pensil, spidol, penghapus, dan kertas gambar. Pilihlah pensil dengan ukuran yang tepat untuk menggambar sekolah, seperti pensil 2B atau 3B. Selain itu, spidol juga bisa digunakan untuk memberikan efek yang lebih menarik pada gambar. Namun, pastikan spidol yang dipilih tidak mudah luntur dan tahan air.

1.1. Pensil 2B atau 3B

Pensil 2B atau 3B merupakan pensil yang memiliki kegelapan yang cukup dan tidak terlalu lembut atau keras. Pensil ini cocok digunakan untuk menggambar sekolah karena memberikan hasil yang halus dan mudah dihapus. Selain itu, pensil 2B atau 3B juga tidak mudah patah saat digunakan menggambar.

1.2. Spidol Tahan Air

Spidol tahan air dapat memberikan efek yang menarik pada gambar sekolah, seperti memberikan efek bayangan atau memberi warna pada gambar. Pastikan spidol yang dipilih telah teruji tahan air dan tidak mudah luntur saat digunakan. Spidol juga dapat digunakan untuk memberi tulisan pada gambar sekolah.

2. Tentukan Komposisi Gambar

Setelah alat-alat siap, langkah selanjutnya adalah menentukan komposisi gambar. Komposisi gambar adalah susunan atau arah gambar yang akan digambar. Tentukan sudut pandang gambar, seperti gambar depan, gambar samping, atau gambar atas. Selain itu, tentukan juga fokus gambar yang ingin ditampilkan, seperti bangunan utama, halaman sekolah, atau peralatan sekolah.

2.1. Sudut Pandang Gambar

Sudut pandang gambar sangat berpengaruh pada hasil akhir gambar. Pilihlah sudut pandang yang tepat sesuai dengan fokus gambar yang diinginkan. Misalnya, jika ingin menampilkan bangunan utama, pilihlah sudut pandang depan atau samping. Namun, jika ingin menampilkan halaman sekolah, pilihlah sudut pandang atas atau diagonal.

2.2. Fokus Gambar

Fokus gambar adalah objek yang ingin ditampilkan atau lebih menonjol dalam gambar. Tentukan fokus gambar yang tepat untuk menghasilkan gambar yang lebih menarik dan bermanfaat. Misalnya, jika ingin menampilkan bangunan utama, fokus gambar pada bagian depan atau pintu masuk. Namun, jika ingin menampilkan peralatan sekolah, fokus gambar pada ruang kelas atau ruang laboratorium.

3. Gambar Sketsa Kasar

Setelah menentukan komposisi gambar, langkah selanjutnya adalah membuat sketsa kasar gambar. Sketsa kasar berfungsi sebagai bimbingan atau panduan saat membuat gambar yang lebih detail. Buatlah sketsa kasar sesuai dengan komposisi gambar yang telah ditentukan.

3.1. Gunakan Pensil 2B atau 3B

Gambar sketsa kasar menggunakan pensil 2B atau 3B agar mudah dihapus dan tidak meninggalkan bekas pada kertas gambar. Gunakan pensil dengan tekanan yang cukup untuk menghasilkan garis yang jelas namun tidak terlalu dalam.

3.2. Buat Garis Outliner

Buat garis outliner atau garis luar pada sketsa kasar untuk menentukan batas dan bentuk gambar. Garis outliner sangat penting dalam menggambar agar gambar memiliki batas yang jelas dan teratur.

4. Gambar Detail Pada Setiap Bagian

Setelah sketsa kasar selesai, langkah selanjutnya adalah membuat gambar detail pada setiap bagian gambar. Buatlah gambar detail secara sistematis dari bagian yang paling depan hingga bagian yang paling belakang. Gunakan teknik shading atau memberikan gradasi warna pada gambar untuk memberikan efek yang lebih menarik.

4.1. Gunakan Pensil dengan Tekanan yang Tepat

Gunakan pensil dengan tekanan sesuai dengan bagian gambar yang sedang digambar. Misalnya, gunakan pensil dengan tekanan ringan untuk menggambar daun pohon atau langit, sedangkan gunakan pensil dengan tekanan yang lebih kuat untuk menggambar bangunan atau jendela.

4.2. Berikan Efek Shading Pada Gambar

Berikan efek shading atau gradasi warna pada gambar untuk memberikan efek yang lebih menarik pada gambar. Gunakan pensil dengan tekanan yang lembut dan halus untuk memberikan efek shading pada gambar. Lakukan shading mulai dari bagian yang lebih gelap hingga bagian yang lebih terang untuk menghasilkan gambar yang lebih realistis.

5. Selesai

Setelah gambar detail selesai dibuat, pastikan tidak ada kesalahan atau bagian yang kurang rapi. Hapus garis sketsa kasar yang masih terlihat dan pastikan gambar sudah rapi dan siap digunakan. Eksplorasi dan kembangkan kreativitasmu dalam menggambar sekolah dan jangan lupa untuk berbagi gambarmu dengan teman-teman atau guru.

FAQ

No. Pertanyaan Jawaban
1 Apakah perlu membuat sketsa kasar dalam menggambar sekolah? Ya, membuat sketsa kasar sangat penting sebagai panduan dalam menggambar. Sketsa kasar membantu dalam menentukan komposisi gambar dan membuat gambar lebih teratur.
2 Apakah harus menggunakan pensil 2B atau 3B dalam menggambar sekolah? Tidak harus, namun pensil 2B atau 3B merupakan pensil yang paling cocok digunakan untuk menggambar sekolah karena memberikan hasil yang halus dan mudah dihapus.
3 Apakah penggunaan spidol diperlukan dalam menggambar sekolah? Tidak diperlukan, namun penggunaan spidol dapat memberikan efek yang lebih menarik pada gambar sekolah seperti memberikan efek bayangan atau memberi warna pada gambar.
4 Bagaimana cara memberikan efek shading pada gambar sekolah? Gunakan pensil dengan tekanan yang lembut dan halus untuk memberikan efek shading pada gambar. Lakukan shading mulai dari bagian yang lebih gelap hingga bagian yang lebih terang.
5 Apakah bisa menggambar sekolah menggunakan cat air? Bisa, namun penggunaan cat air lebih sulit untuk digunakan dalam menggambar. Cat air lebih cocok digunakan untuk menghasilkan gambar yang lebih realistis dengan hasil yang lebih halus.

Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa di artikel menarik lainnya.

Cuplikan video:Cara Menggambar Sekolah